CATEGORY
Archives
- May 2013
- April 2013
- March 2013
- February 2013
- January 2013
- December 2012
- November 2012
- October 2012
- September 2012
- August 2012
- June 2012
- May 2012
- April 2012
- March 2012
- February 2012
- January 2012
- December 2011
- November 2011
- October 2011
- September 2011
- August 2011
- March 2011
- November 2010
- September 2010
- August 2010
- July 2010
- June 2010
- May 2010
- November 2009
- October 2009
- February 2009
‘Kemaluan’ Drogba
Didier Drogba marah besar pada wasit seusai partai semifinal Liga Champions musim lalu menghadapi Barcelona. Setelah beberapa bulan berlalu, Drogba mengaku malu pada kelakuannya.
Beberapa saat setelah pertandingan yang digelar di Stamford Bridge itu kelar, Drogba melancarkan protes keras kepada wasit Tom Henning Ovrebo meski dihalang-halangi beberapa orang. Drogba juga mengeluarkan ucapan yang menghina sang pengadil.
Drogba saat itu merasa bahwa Ovrebo tidak adil. Wasit asal Norwegia itu membiarkan beberapa kejadian yang menurut Drogba adalah pelanggaran yang dibuat oleh para pemain Barcelona.
Namun setelah beberapa bulan lewat, Drogba menyesalkan tindakannya yang di luar kendali itu. Pasalnya, tindakan striker 31 tahun itu jadi tontonan anak-anak muda yang mengidolakannya.
“Saya tak selalu memedulikan apa yang orang pikirkan. Tapi di peristiwa itu, penting bagi saya tampil ke depan dan meminta maaf karena banyak anak-anak menonton,” sesal Drogba di Sky Sports.
Akibat sikap kasarnya itu, Drogba dihukum UEFA tidak boleh tampil di tiga pertandingan Eropa. Tapi yang membuat Drogba makin malu dengan tindakannya adalah karena anaknya, Isaac, menonton partai itu bersama teman-temannya.
“Anakku melihat dengan teman-teman sekolahnya dan saya malu dengan kelakuan saya. Untungnya, Isaac datang kepada saya dan bilang, ‘Tindakanmu itu tidak benar, Ayah. Ayah memang harusnya dapat penalti, tapi tidak benar melakukan hal itu pada wasit’,” tutup Drogba.
Posted on Sunday, November 15th, 2009

